2008年3月31日 星期一

Persembahan Ugamo Bangsa Batak


KOMPAS/B JOSIE SUSILO HARDIANTO / Kompas Images
Anggota komunitas Ugamo Bangsa Batak menari seusai mengikuti upacara yang mereka gelar, Sabtu (29/3) di Medan, Sumatera Utara.
Senin, 31 Maret 2008 | 00:11 WIB

Selain Parmalim, Batak mempunyai 11 agama asli. Satu di antaranya adalah Ugamo Bangsa Batak, yang kini terdaftar sebagai aliran Penghayat Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa di bawah Direktorat Penghayat Aliran Kepercayaan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.

Sabtu (29/3), puluhan anggota penghayat Ugamo Bangsa Batak (UBB) melakukan ritual persembahan atau Pasahatton Somba Uhum di kawasan Gg Karya, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Medan. Mereka tidak makan daging babi.

Penganut Ugamo Bangsa Batak muncul sekitar 20 tahun silam. Wahyu itu dipercaya penganut Ugamo Bangsa Batak turun pada W Simarmata/Br Limbong di kaki Gunung Dolok Pusuk Buhit Toba Samosir, Tapanuli Utara. Mereka menyakini adanya petuah-petuah dari Tuhan Yang Maha Esa (Ompung Mula Jadi Nabolon) dan terus melakukan adat Batak dan tata cara bicara atau berperilaku sebagai manusia dari suku Batak, yakni tidak menyakiti orang lain.

Ugamo Bangsa Batak menyakini adanya orang yang dipilih oleh Ompung Mula Jadi Nabolon dalam diri salah satu bocah anggota Ugamo. Bocah yang berumur 14 tahun itu kini dipercaya menjadi perantara komunikasi Tuhan dengan penghayat, seperti yang diyakini pada Dalai Lama sebagai pemimpin Tibet. Bocah berambut gimbal dan gondrong itu akan menjadi perantara pemujaan setiap kali persembahan dilakukan, seperti yang terjadi hari Sabtu lalu.

Para penghayat menggunakan pakaian adat Batak, duduk bersimpuh menjepit selembar sirih di ujung tangan. Mereka menundukkan wajah ketika si bocah mulai menggumamkan kata-kata yang kurang jelas kemudian memukul-mukulkan tangan ke dinding.

Pemimpin upacara kemudian menerjemahkan apa yang diomongkan bocah tersebut. Beberapa ibu dan bapak ikut berdoa.

Di depan pemimpin upacara dan titisan Ompung Mula Jadi Nabolon disediakan berbagai makanan persembahan, seperti daging kambing berikut kepalanya. Kambing haruslah berkulit putih.

Ketua Penghayat Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Maruli Sirait mengatakan, para penganut kepercayaan sempat tidak berani mengungkapkan diri, namun setelah terdaftar dan diakui pemerintah, mereka pun kini berani beraktivitas secara terbuka. (WSI/JOS)

2008年3月15日 星期六

Rombongan Pendeta GMI Tabrakan

Friday 14 March 2008
Rombongan Pendeta GMI Tabrakan
1 Tewas, 1 Kritis, 3 Luka-luka

Toyota Land Cruiser warna hijau yang ditumpangi rombongan pendeta GMI (Gereja Methodist Indonesia) Jemaat Gloria Medan terguling beberapa kali, setelah tabrakan dengan Mitsubishi Colt di jalan raya Siantar-Tebingtinggi Kamis sekitar pukul 23.00 WIB. Satu orang tewas, satu kritis dan tiga lainnya menderita luka-luka.

Korban tewas adalah seorang ibu tua yang merupakan mertua dari Pdt David Utawi, Gembala Sidang GMI Gloria Jalan Nusantara. Yang menderita luka serius adalah Rev Oh Beng Khe asal Singapura. Pdt David Utawi serta istrinya ikut menderita luka-luka dalam musibah tersebut. Supir dari mobil naas yang tidak diketahui identitasnya juga menderita luka. Sementara mobil Land Cruiser milik jemaat berada dalam kondisi hancur.

Belum diketahui penyebab kecelakaan. Tapi keterangan menyebutkan, malam itu rombongan dari GMI pergi ke Siantar untuk sebuah mission trip. Seusai pelayanan, rombongan yang terdiri dari 3 mobil berangkat pulang menuju Medan. Dua mobil pertama tiba di Tebingtinggi dan di kota ini mereka mendapat kabar mobil terakhir yang ditumpangi Pdt David Utawi dan Rev Oh Beng Khe mengalami naas. Para korban diboyong ke RS Horas Insani P Siantar untuk mendapat pertolongan pertama. Saat berita ini diturunkan Jumat dinihari, para korban dengan 3 unit ambulans sedang dibawa menuju Medan untuk perawatan yang lebih intensif di RS Materna Medan.

Rev Oh Beng Khe khusus datang ke Medan untuk pelayanan mission trip di beberapa daerah serta KKR di Medan. Direncanakan Jumat malam ini Rev Oh Beng Khe akan menjadi pembicara dalam kebaktian kebangunan rohani dengan tema “Jalan yang Belum Pernah Dilalui” di Restoran Ria Medan.

Yohannes LUK | Global | Medan
Oleh Redaksi Web - Friday 14 March 2008 - 12:46:3


Rev Oh Beng Khe Dibawa Pulang ke Singapura
Mujizat Dalam Kecelakaan Dahsyat Rombongan GMI

Rev Oh Beng Khe, pendeta asal Singapura yang menderita luka serius dalam insiden tabrakan di jalan raya Siantar-Medan Kamis sekitar pukul 23.00 WIB, diboyong pulang ke negaranya Jumat (14/3) kemarin.

Seperti diberitakan Global kemarin, Rev Oh Beng Khe merupakan salah satu korban kecelakaan yang menimpa mobil yang membawa tim Gereja Methodist Indonesia (GMI) Jemaat Gloria Medan dalam perjalanan pulang ke Medan, seusai melakukan pelayanan mission trip di Pematangsiantar. Dari 6 orang yang berada dalam mobil Toyota Land Cruiser BK 388 warna hitam, satu orang di antaranya yakni Siau Siu Chang (60 tahun) tewas dalam mobil ambulans di kawasan Bengkel Perbaungan dalam perjalanan menuju RS Materna Medan.

Korban merupakan ibu mertua dari PDT David Utawi STh, Gembala Sidang GMI Jemaat Gloria Jalan Nusantara Medan. Bersama istrinya Lina, David Utawi juga berada dalam mobil naas itu. Keduanya mengalami luka-luka yang tidak serius.

Yang menderita luka serius adalah Rev Oh Beng Khe, yang sembilan tulang rusuknya bergeser serta pembengkakan dan pendarahan pada kedua matanya. Saat dibawa pulang ke Singapura dengan pesawat Silk Air, kedua mata korban masih belum bisa dibuka. Sementara sang supir yang tidak diketahui namanya juga mengalami luka-luka di bagian kepala dan harus dijahit sampai 10 jarum.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, tabrakan antara Toyota Land Cruiser kontra Mitsubishi Colt dari arah berlawanan itu sungguh dahsyat. Suara tabrakan terdengar sampai sebuah pos polisi yang terletak beberapa ratus meter dari TKP, sehingga sejumlah petugas segera menuju lokasi tabrakan untuk memberi pertolongan. Saking dahsyatnya tabrakan, Toyota Land Cruiser yang saat kejadian diperkirakan lari dengan kecepatan 140 km/jam terguling sampai beberapa kali dan berhenti dalam posisi mobil menghadap kembali ke arah Siantar.

Dilihat dari kondisi Toyota Land Cruiser yang hancur total, sulit dipercaya para korban masih dalam keadaan hidup. Bahkan empat di antaranya hanya menderita luka-luka ringan. “Ini mujizat yang hanya bisa dilakukan oleh Tuhan,” ucap seorang aktivis GMI yang datang membesuk Pdt David Utawi di RS Materna.

Dalam benturan yang amat keras, tiga dari penumpang mobil tercampak ke luar, menyisakan Pdt David Utawi di kursi tengah bagian kiri yang tetap tertahan dalam mobil serta dua penumpang di bagian depan yang mengenakan safety belt. Yang duduk di kiri depan (sebelah supir) adalah istri dari Rev Oh Beng Khe yang nyaris tidak mengalami luka.

Sementara itu tanpa kehadiran Rev Oh Beng Khe sebagai pembicara, KKR/dinner meeting di Restoran Ria Medan Jumat malam kemarin tetap berlangsung. Bahkan keseluruhan dari 60 meja dipenuhi oleh para undangan.

Musibah tersebut membuat acara KKR berlangsung dalam suasana penuh haru. Sebagai pembicara pengganti adalah Pdt Lukas Timotius dari GSJA Medan, yang meminta seluruh hadirin mendoakan pemulihan kesehatan Rev Oh Beng Khe, Pdt David Utawi serta korban lainnya.

Chairul-Dedi-Eva | Global | Medan
Oleh Redaksi Web - Saturday 15 March 2008 - 11:57:57

2008年3月1日 星期六

Bahasa Indonesia logat Medan !

HE..HE HE..HE ------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- Jangan kaget kalau jalan2 ke Medan menemukan bahasa yang aneh, lucu, dan kadang terdengar kasar atau nggak sopan. Jangan salah sangka, semua itu ada artinya. Bahasa Medan disini bukan berarti Bahasa Batak, melainkan bahasa2 yang umum dipakai didaerah Msd (Medan dan Sekitarnya). Yah, hitung2 kayak kamus gitulah.... Buat yang pengen baca silahkan, mohon maaf kalau kepanjangan, habisnya banyak kali kulihat bahasa Medan itu....jadi kubikinlah disini aja semua ya.... Mungkin ada beberapa yang sudah pernah didengar, tapi mungkin disini artina berbeda. ISTILAH-ISTILAH UMUM Quote: motor = mobil kereta = sepeda motor Dulu temen gw dari Jakarta ketawa pas gw bilang gw kekampus naik kereta, padahal rumah gw jaraknya cuma 200km dari kampus. Makanya di Medan banyak bengkel bertuliskan \"Bengkel kereta\", kalau orang Jkt yang baca mungkin bingung, sejak kapan ada bengkel kereta api ada di jalanan? Quote: Honda = sepeda motor Meskipun mereknya Yamaha atau Suzuki, tetap aja disebut honda. \"Pinjam dulu Honda kau bentar, mau jemput si butet aku...\" Quote: pajak = pasar (tempat jual beli) pasar = jalan raya Makanya di Medan ada daerah yang dinamai \"Pasar 1\", \"Pasar 2\", dan seterusnya. Pengertiannya mungkin lebih kurang sama dengan Blok/Jalan. ------------ --------- ----- Jika daerah lain terkenal dengan gopek, gocap, goceng, dll, maka beda halnya dengan Medan. Quote: limpul = lima puluh (dipakai untuk menyebut uang Rp.50 atau Rp.50.000) limrat = lima ratus (dipakai untuk menyebut uang Rp.500 atau Rp.500.000) limper = lima perak (dipakai untuk menyebut uang Rp.5 Sekarang uang pecahan Rp.5 ini sudah tidak ada, jadi istilah ini sudah jarang dipake. ------------ --------- --------- Quote: pening = pusing pusing = keliling (Ayo pusing2 dulu kita naik hondamu keliling kota) Nah, pusing jadinya kan? Quote: deking = beking paten = hebat kali = banget, sangat \"Kali\" disini artinya bukan sungai, melainkan sangat, contohnya : (\"hebat kali kau!\" Artinya, \"lu hebat banget\") BK = plat kendaraan bermotor (Plat motor di Medan memang BK. Jadi kita sering ditanya, \"BK motor kau berapa?\". BK ini sudah jadi generik di sana, sama seperti Aqua atau Rinso). SAPAAN AKRAB SEHARI-HARI Quote: Kak = panggilan untuk orang (perempuan) yang lebih tua atau dituakan (sama dengan Mbak di Jawa), dan juga buat mereka yang ikutan Pramuka. Bang = panggilan untuk orang (pria) yang lebih tua atau dituakan (tidak sama dengan bang becak atau abang tukang bakso) Uwak = (panggilan sopan untuk orang yang sudah tua, semacam bapak/ibu, atau kakek/nenek gitu deh) Orang medan juga jarang memanggil orang lain dengan sebutan \"kamu\", \"Kamu\" itu dianggap sebagai bahasa yang sangat halus. Mereka lebih suka pakai kata \"kau\" Untuk menyebut dirinya sendiri, orang medan lebih suka pakai istilah \"awak\" (dari bahasa Melayu). Tapi anehnya, istilah \"awak\" juga sering memiliki arti \"kamu\" \"sombong kali awak ini\" artinya: \"sombong banget lu\" bingung kan? hehehehe... DI ANGKUTAN UMUM Untuk menyuruh sopir berhenti, biasanya penumpang berkata \"pinggir\" (bukan \"kiri\"). \"Kiri\" justru biasa dipakai oleh kondektur untuk menyuruh pejalan kaki minggir. \"Kiri kau!\" -> maksudnya: \"minggir lu!\" ARAH DAN MATA ANGIN Untuk menyebut arah, orang Medan hampir tak pernah menggunakan istilah-istilah mata angin (utara, barat, timur, selatan, dan sebagainya). Jadi, jangan harap orang Medan berkata, \"rumahku di sebelah utara rumahnya.\" mereka akan lebih suka berkata, \"rumahku di sebelah kiri rumahnya.\" Untuk menunjukkan lokasi tertentu di peta pun, mereka jarang menggunakan istilah-istilah mata angin tersebut. Jadi, untuk mengatakan \"Palembang terletak di selatan Medan\", mereka lebih suka mengatakan, \"Palembang terletak di bawah Medan.\" \"Medan terletak di atas Palembang\" Hehehehehe.. . (orang medan ga bisa baca arah mata angin kah? ) PEMERINTAHAN Di Medan, Istilah dan konsep RT / RW sangat tidak populer, gw aja tahunya RT/RW setelah beberapa bulan tinggal di Batam (kampungan kali aku ya? ) Mereka lebih suka menggunakan istilah \"kampung\" atau \"Lorong\" sebagai bagian dari desa. Karena itu, di sana kita akan sering mendengar istilah \"Kepala Kampung\" atau \"Kepala Lorong\", disingkat \"Keplor\" (Tapi huruf \"e\" pada \"keplor\" dibaca sebagai e taling ---- seperti pada kata-kata pendek, belok, dll. ALAT TRANSPORT Quote: RBT = Ojek RBT adalah singkatan dari Rakyat Banting Tulang ============ ========= ==== Quote: minyak lampu = minyak tanah tepung roti = tepung terigu selop = sandal (sandal yang seperti apapun disebut selop) Balen : Minta.. ( Yang ulang tahun itu balenin kita dong makan di BPK....) Palak : Sebel, marah, preman minta duit. Lasak : Banyak gerak, ga bisa diam. Kongsi : Bagi-bagi, sama rata...(Ini mamak bawa roti, kau kongsi berdua sama adekmu ya...) Pala : Ga seberapa ( Danau Toba gak pala jauhlah....cuma 3 jam dari sini..) Quote: Rupanya : ternyata... ( Ah...disininya kau rupanya sembunyi) sudako = angkot kede/kedai = warung payah = susah (Payah kali pun kau...) tenggen = mabuk karena minum minuman keras pukimbek = kesal, kecewa (Pukimbek tuh anak, dicurinya pulak hapeku..) sor = suka, (sor kali aku lah ama cewe tu..) merepet = marah (Mamak aku merepet aja kerjanya terus...) galon : pom bensin, bukan galon minyak/air. minyak makan : minyak goreng minyak lampu : minyak tanah wayar : kabel siap : selesai ( Udah siap kau kerjakan PR mu tongat?) DAFTAR ISTILAH MENURUT ABJAD..... Quote: A Aci = boleh, bisa, sah ( Kalau gitu caranya, mana aci = mana bisa ) Anak muda = jagoan, actor pemeran utama (Siapa anak mudanya? Jwb : Superman ) Ambal = sajadah Awak = aku, saya; bisa juga kamu (\"sombong kali awak ini\", artinya: \"sombong banget lu\") Angek = dari bahasa Minang (panas) à iri, cemburu, nggak suka (aku ada makanan nih, angek kau kan?) Apek = panggilan buat lelaki Tionghoa yang sudah tua. Alamak = celetukan; berasal dari Alah, Mak? (aduh, Mak; waduh/Jawa) Quote: Belacan =terasi Bonbon/Bombon = permen Berselemak = berlepotan (ah, kau makan kok berselemak kali?) Bereng = melirik tajam (Mata kau lae, kenapa kau bereng aku?) Serapan dari kata Batak Toba. Berondok = bersembunyi; ngumpet Bolong = lobang, bocor. Bedogol = bego (bedogol kali kau!) Begadang = kerupuk begadang (sejenis kerupuk yang berwarna coklat, biasanya berbentuk segi empat) Baling/Baleng = Bengkok ( Udah baling ban kereta kau ini lae, nabrak apa pulak kau tadi?) Bendol = benjol Bengap = Babak belur Quote: C Cakap = ngomong, berbicara (banyak kali cakapnya) Celit = pelit Cak =singkatan dari coba? (Cak kau diri dulu = coba kamu berdiri dulu) Cengkunek = lagak, omong kosong (jangan banyak cengkunek lah..) Cop = ucapan sebagai pertanda minta rehat/istirahat dulu (Aku cop ya, nanti sambung lagi ) Celat = cadel (nggak bisa bilang r) Cem; Cam = seperti, macam, kayak, biasa dipadukan dengan kata mana (Cemmana kau, gitu aja nggak bisa) Cincong = omong, alasan; Jangan banyak cincong = jangan banyak omong Quote: D Dongok/dogol/ bedogol = bodoh, bego banget. Deking = beking (Aku ada deking jadi aku nggak takut sama polisi) Demon = demonstrasi/ unjuk rasa. Doorsmeer = tempat cuci mobil/motor. Quote: E Enceng = selesai, habis (Capek ah mainnya, aku enceng aja.) Ecek-ecek = pura-pura (Ecek-eceknya kita ini orang kaya ya) Estra = maksudnya iklan TV (udah main sinetronnya? Jwb: Belum, masih estra) Selain itu bisa juga berarti Preview sebuah film atau sinetron G Gacok = jagoannya (mana gacok kau, kita adu) Gepe/Gudgar= untuk rokok gudang garam filter isi 12 batang Guli = kelereng Getek = genit (Guru olahragaku di sekolah getek kali...) Gecor = besar mulut, ga bisa menyimpan rahasia Guni/Goni botot = julukan buat penjual atau pembeli barang-barang bekas. Golek-golek = berbaring-baring santai; tidur ayam Quote: H Hajab = hancur Ikan laga = maksudnya ikan cupang/ikan aduan (Beta splendens) K Kuaci = bukan kwaci makanan, tapi nama benda permainan berupa cetakan plastik, biasanya dimainkan oleh anak2 perempuan. ( tapi dulu gw pernah mainin juga ) Kelen; kelien = kalian (Klen mau kemana?) --> \"Kalian mau kemana?\" Kau = engkau, anda (tidak dibaca ka-u -- u dalam utang; atau kaw, tetapi di antara keduanya: kauw -- w nya lemah) Kede sampah = warung kelontong kecil (bukan warung jualan sampah, hehehe) Kedan = teman, sohib (si dede itu kedan aku dari Medan) Kereta Angin = sepeda Keplor = kepala lorong Kepling = kepala lingkungan Kompil = Commodore Filter, merek rokok terkenal di Medan. Pabriknya dekat arah kampungnya Dede... Kek= kayak, seperti ( Kek mana nya kau bikin ini?? ) Kocik = dari bahasa Melayu (?), berarti kecil Kornel = tendangan pojok/penjuru dalam sepak bola. Plesetan dari \"corner\" (corner kick) Kopek = kupas, kelupas (coba kau kopek dulu salak itu) Kombur = cakap, banyak omong. Kondor = kendor, longgar (celanaku kondor, harus dikecilkan) Kamput =singkatan dari kambing putih, merek minuman keras (Gw ingat bapak gw sering minum, seangkatan sama anggur merah, tuak dan vigour...) Quote: L Lembe = lemah, lemes Leong = 1.Putus (layangan leong); 2.Hilang, raib, habis (Leong uangku habis main judi) Lorong = gang (kau tinggal di lorong apa) Ligat = lincah, lihai (ligat kali dia kalo kerja) Lantak = habis; habisi (dilantaknya semua hidangan itu. Rumah itu dilantak sijago merak Lengkong = cincau hitam, buat campuran es sirop Lego = drible bola (Ronaldo jago kali ah nge-lego bola) Loak = bekas, monza (Pakaian kau beli loak ya?) Lepoh = bodoh (Lepoh kali, gitu aja nggak bisa) Langgar = plesetan dari tabrak (mati dia dilanggar truk) Lencong; tai lencong = tahi ayam yang hijau, bentuknya seperti pucuk es krim menjulang (kok jadi ngomongin ini ya?) Lokal = kelas (si Adi lagi di lokal, belum keluar) Longoh = bodoh, tolol (dasar longoh, udah tau bahaya bukannya menghindar) Lepuk = pukul (dilepuk orang sekampung dia) Quote: M Mentel = genit, centil Mengkek = manja ( Ah, mengkek kalipun kau....) Mereng = 1.Miring (Udah mereng antena TV kau itu lae...) 2.Gila ( Udah merengnya anak itu, anak sapi aja diembatnya) Merling = bercahaya, mengkilap (kalungnya merling kali..) Monza = akronim dari Monginsidi Plaza, tempat jualan pakaian bekas, synonim : Loak. Mengacu pada penyebutan semua jenis barang second/bekas Manipol = akronim dari mandailing polit = mandailing pelit /kikir; istilah stereotip suku mandailing, suku di Kab. Tapanuli Selatan. Padahal belum tentu benar. (Sory, nggak bermaksud SARA) Peace Lae, Ito.... Melalak = hobinya keluar rumah, ga betah di rumah, sebuah sifat perempuan yang negatif (Cewek itu melalak aja kerjanya tiap sore) Mentiko = belagu, sifat orang yang suka merasa paling hebat dan suka cari masalah Merajuk = ngambeg Main-main; keluar main-main = Istilah untuk jam istirahat sekolah (\"Keluar main-mainnya jam berapa ya?\") Masuk angin = melempem (khusus buat makanan, kue, atau kerupuk) \"kerupuknya nggak enak, udah masuk angin...\" Quote: N Nona = aktris utama (siapa nonanya, Hema Malini?) Nembak = bukan menembak, atau nembak cewek, tapi istilah untuk makan/naik angkot tapi nggak bayar (si Ucok nembak di warung Kak Ipah). Ngeten = (dari bahasa Batak?), artinya mengintip, mis : orang mandi Nokoh = dari tokoh, artinya menipu; berdusta (dia itu nokoh, jangan percaya) O Ompa\'an = sifat orang yang suka dibaik-baikin Oyong = terhuyung2x, limbung, pusing ODB = tontonan gratis ala misbar (gerimis bubar); pemutaran film keliling. Biasanya diadakan tiga bulan sekali di asrama-asrama tentara atau polisi. Aslinya dari bahasa Belanda: O... Deli Bioscoop. Quote: P Palar = dipaksa-paksain Pesong = gila, tidak waras Perli = menggoda, kalau di YM kayak wuink wuink gitu deh.... Paten = hebat (Paten kali kau, bisa angkat seberat itu) Pinggir = kiri (perintah untuk menyuruh sopir berhenti) Pusing = keliling (Ayok pusing pusing dulu kita naik kereta kau ini) Pere = libur (slang dari free) Ponten = nilai (untuk siswa/pelajar) PHR = istilah untuk bioskop murahan. Singkatan dari Panggung Hiburan Panglong = toko tempat penjualan material bangunan Porlep = sebutan untuk kuli angkut barang di Polonia atau Pelabuhan Belawan Paret = maksudnya parit, got, versi malay nya : Longkang Pakansi= hari libur, liburan Pakpok = pulang pokok, impas bahasa Tobanya : break event point Pekak = tuli (percuma kau teriak, dia orangnya memang pekak) Pencorot =nomor urut paling akhir, pecundang (di kelas, dia pencorot) Pauk/Paok =Payah, nggak keren, bodoh (Paok kali pun kau, gitu aja nggak bisa) R Rodam = siksa, dimapram (\"sebelum dilantik, kami dirodam dulu semalaman) Raun-raun = jalan-jalan berkeliling (dari bahasa inggris: round-round= keliling- keliling), orang Medan emang keren..... Recok = ribut, berisik (Woy, recok kali kelen) Rol = penggarisan, mistar (kt. benda - Noun). Quote: S Sarap = tidak waras, gila (yang sarap-nya kauw? Kamu gila ya?) Samalah= bareng yok (samalah kita makan = makan bareng yok) Sedeng =gila, sinting Senget = tidak waras, gila Silap = salah, keliru(Sory lae, silap aku tadi, jadi peot mobil kau keserempet mobilku) Simpang = perempatan, atau pertigaan jalan. Selow =\"slang\" dari slow (lambat) Semak = kumuh, berantakan, kacau (semak kali kamar ni? semak muka kau kulihat) Sepeda Janda = sepeda berpalang ala jaman dulu, suka dipakai ibu-ibu atau buruh kebun? Setil = gaya, keren (setil kali dia malam ini, mau pergi kenduri ya?) Sengak = ketus (jangan la sengak gitu cakapnya?.) Somboy = sejenis makanan cina yang populer, dari sejenis buah yang dikeringkan, berwarana merah dan diberi lapisan tepung yang rasanya asin, manis, asam. Setalen = uang senilai Rp.25 (jadul punya), dulu masih sering ditemukan jajanan seharga setalen, tapi sekarang tidak lagi. Sikit = plesetan dari sedikit Sudako = angkot Sor = suka, contoh nya, sor kali aku lah ama cewe tu.. Selop = sandal Setip = penghapusan (kt. benda), menghapus (kt. kerja) Siap = selesai; done (tugasku udah siap, jadi aku bisa santai sekarang) Seken = salaman (dari bhs Inggris: shake hand) ? kalo cocok, seken dulu kita?. hueuehehe... . Quote: T Tungkik = teler, cairan di kuping, lah...sory jijik2an lagi.... Tumbuk = pukul , (kutumbuk kau nanti?) Titi = bukan Titi Kamal apalagi Titi Puspa, tapi artinya jembatan (Kalau mau kesana, kau harus seberangi Titi itu) Tonggek = bokong yang montok :mupeng: Tepos = lawan tonggek Tokok; menokok = 1. memukul (martil), memaku (tolong kau tokok dulu paku ini) 2) pukul, jitak (ditokoknya kepalaku, Kak, sakit lah) Tekek= versi jitak yang lain lagi, hehe...orang Medan emang paling pinter soal jitak menjitak Tepung roti = tepung terigu Tarok = meletakkan (coba kauw tarok tasmu di atas meja) Teratak = atap tambahan, biasanya dibangun jika ada pesta atau musibah kemalangan di rumah Trei = dari kata try (inggris), artinya coba (Cak di-terei dulu barang ni?) Terge = perhatian, peduli, acuh (udah setil habis dandananku, eh nggak di-terge sama dia) Opposite : Dicuekin Tekong; Tekongan = menikung; tikungan, simpang jalan (Kalau mau ke Tarutung banyak kali tekongannya) Takir = nasi bungkus/kotak yang biasa dibagikan saat kenduri atau tahlilan; lihat juga kata \"berkat\" Tukam = melayat, takziah Toyor = pukul; memukul, tapi dengan cara lain lagi (kayak upper cut, gitu) -- maling itu kena toyor massa. Quote: U Uwak = (panggilan sopan untuk orang yang sudah tua, semacam bapak/ibu, atau kakek/nenek gitu deh) Quote: W Woy = panggilan, seruan buat teman atau sekelompok orang (Woy, di mana kelien?) ============ ========= ========= ========= ========= == ===== Yah, segitulah dulu....nanti kalau ada aku tambahin lagi ya... Udah capek aku.... Akhir kata, Mauli ate, Bujur melala....horas. ..mejuah juah kita kerina....

oleh : IWAN

2008年2月26日 星期二

Makanan Khas Imlek

Friday 01 February 2008

Tepat tanggal 7 Februari 2008, masyarakat Tionghoa di seluruh dunia akan merayakan Tahun Baru Imlek. Perayaan Imlek ini merupakan hari raya yang selalu dinanti-nanti. Sebab, Imlek bukan sekadar ritual tahunan biasa dan budaya saja, tetapi budaya yang sekaligus menyatu dengan kepercayaan.

Menjelang hari besar itu, mereka akan sibuk berbenah, membersihkan rumah, mengecat rumah, mempersiapkan angpao, dan membeli baju baru. Dan kegiatan yang paling penting ialah mempersiapkan berbagai makanan untuk upacara. Sama seperti makanan untuk upacara adat atau keagamaan lainnya, makanan khas Imlek juga sarat makna simbolik.

Hidangan yang disajikan biasanya berjumlah minimal 12 macam masakan dan 12 macam kue. Ini mewakili lambang-lambang dari shio yang berjumlah 12. Di antaranya yang memiliki perlambang ialah mi, melambangkan panjang umur dan kemakmuran. Kue lapis atau lapis legit juga disediakan. Konon kehadiran kue itu sebagai perlambang datangnya rezeki yang berlapis-lapis.

Ada juga kue mangkok, kue moho dan kue keranjang. Biasanya kue keranjang disusun ke atas dengan kue moho atau kue mangkok yang diberi merah pada bagian atasnya. Harapan yang terkandung di situ adalah kehidupan manis yang kian menanjak dan mekar seperti kue mangkok. Agar pikiran menjadi jernih sepanjang tahun ini disertakan pula manisan kolang-kaling. Ada pula agar-agar yang dicetak bentuk bintang, merupakan simbol kehidupan yang terang.

Sementara hidangan camilan yang tidak pernah ketinggalan adalah kuaci, kacang dan permen.

Semua hidangan untuk persembahan diatur di atas meja sembahyang. Lalu, seluruh angota keluarga berkumpul dan berdoa memanggil arwah para leluhurnya untuk menyantap sajian yang disuguhkan. Setelah upacara sembahyang usai, makanan yang tersaji di meja upacara kemudian dibagikan kepada kerabat dan handai taulan.

Meski hidangan favorit leluhur selalu disediakan di meja sembahyang, tetapi ada juga hidangan yang dihindari sekalipun disukai. Bubur, misalnya. Hidangan ini melambangkan kemiskinan, hingga tidak boleh hadir dalam hidangan sembahyang maupun suguhan Tahun Baru.


Clickwok | Dedy Ard | Berbagai Sumber
http://www.harian-global.com/news.php?item.34050.16

2007年12月16日 星期日

Selama 4 Tahun, 108 Gereja Dirusak, KWI dan PGI ke Komnas HAM

Saturday 15 December 2007

Persatuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) menyambangi kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhary Jakarta. Tujuannya, mengadukan kasus perusakan gereja dan rumah ibadah.

Sebanyak 108 gereja atau rumah ibadah Kristen di seluruh Indonesia disebut telah dirusak dalam empat tahun terakhir yang menyebabkan PGI dan KWI mengadukan tindakan kekerasan tersebut ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

"Kami mengharapkan Komnas HAM melakukan investigasi terhadap perusakan rumah ibadah itu serta menuntut pemerintah memberikan jaminan hukum untuk dapat menjalankan kehidupan beragama," kata Sekretaris Eksekutif Komisi Antara Agama dan Kepercayaan KWI Romo A Benny Susetyo Pr.

Data dari Tim Hukum PGI dan KWI, dari tanggal 1 Januari 2004 hingga 1 Desember 2007 menyebutkan bahwa perusakan gereja atau tempat ibadah tersebut ada yang dilakukan oleh aparat pemerintahan di tingkat kelurahan, kecamatan maupun kabupaten dan oleh organisasi massa.

Romo Benny menyebutkan bahwa atas dasar Peraturan Bersama (Perber) dua menteri yakni Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri, Nomor 8 dan Nomor 9 Tahun 2006 tentang Pendirian Rumah Ibadah, banyak dari gereja yang dirusak tersebut didirikan dengan mengikuti aturan.

"Dalam Perber disebutkan pendirian gereja harus atas pertimbangan ada 90 orang beragama Kristen yang memiliki KTP di daerah itu dan dengan dukungan 60 orang lainnya baik beragama Kristen atau yang lainnya. Namun kebanyakan aparat tidak mengetahui aturan ini dan malah mendukung perusakan dan penutupan," paparnya.

Komisioner Komnas HAM Johny Simanjuntak menyebutkan bahwa Komnas HAM telah menerima banyak pengaduan serupa mengenai pelanggaran kebebasan beragama dan telah menyiapkan lima langkah terkait hal itu. "Yang pertama kami akan melakukan koordinasi dengan Kapolri agar menertibkan aparat yang melakukan perusakan," kata Johny.

Langkah kedua, akan melakukan penyelidikan dengan memanggil saksi-saksi. Langkah ketiga, melakukan proses pencerdasan terhadap aparat pemerintah maupun aparat negara mengenai Perber maupun hak beragama masyarakat yang dijamin Undang Undang Dasar 1945.

Langkah keempat, melakukan pengkajian ulang (review) terhadap segala peraturan terkait pembangunan tempat ibadah yang tidak efektif. "Langkah kelima adalah melakukan kerja sama dengan seluruh umat beragama agar masalah (perusakan) ini menjadi 'concern' bersama," demikian Johny.

ANT | Global | Jakarta

2007年11月17日 星期六

Punggung Terawat, Jerawat Lenyap

Jerawat bukan hanya ancaman bagi wajah. Punggung pun bisa menjadi sasaran. Meskipun tidak kelihatan seperti di wajah, jerawat punggung bisa merepotkan. Lebih repot lagi karena punggung termasuk daerah yang sulit dijangkau. Baik oleh mata maupun tangan. Terus gimana, dong?

Secara umum jerawat di punggung sebetulnya sama dengan jerawat di wajah. "Prinsip awal terjadinya jerawat itu sama," kata dr. Sandra Widaty, Sp.KK, ahli kulit dari FKUI, Jakarta. Baik di wajah maupun di punggung, jerawat bisa disebabkan oleh empat pemicu.

Pertama, karena kerja kuman Propionibacterium acnes. Bakteri ini merupakan penghuni normal di permukaan kulit manusia. Ia bisa hidup di wajah maupun di punggung. Dalam keadaan normal, ia sebetulnya tidak berbahaya. Cuma ketika kulit kita kurang terjaga kebersihannya, ia berulah dan menyebabkan timbulnya jerawat.

Faktor kedua, tingginya produksi kelenjar minyak di kulit (sebum). Itu pula sebabnya jerawat mudah dialami orang yang kulitnya berminyak. Jika dua faktor ini berkumpul, maka jerawat tentu akan lebih mudah terjadi. Artinya, mereka yang kulitnya berminyak dan kurang menjaga kebersihan lebih berpeluang menjadi pelanggan jerawat.

Faktor ketiga, adanya gangguan proses pengelupasan lapisan kulit yang mestinya mengelupas itu malah akan menumbat saluran kelenjar sebum. Semua faktor ini bisa menyebabkan jerawat, baik di wajah maupun di punggung. Faktor terakhir adalah reaksi radang.

Semua ini merupakan faktor umum yang menyebabkan gangguan kulit yang kita sebut sebagai acne vulgaris (acne: jerawat, vulgaris: biasa). Di wajah maupun di punggung, sama saja.

Khusus di punggung, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan jerawat masih mudah muncul. Misalnya kebiasaan memakai baju rangkap. Efek ini akan makin bertambah jika yang bersangkutan berada di ruangan yang gerah, panas. Kondisi gerah akan merangsang tubuh untuk mengeluarkan keringat. Sementara, pada saat yang sama keringat sulit kering karena punggung tertutup oleh pakaian yang tebal. Ditambah lagi dalam kondisi lembap, kuman juga menjadi lebih mudah berkembang biak. Lengkaplah sudah.

Ini merupakan salah satu perbedaan penting antara wajah dan punggung. Wajah berada di daerah terbuka, mudah terkena debu, tapi tidak lembap. Punggung sebaliknya. Bagian ini berada di daerah tertutup, tidak mudah kena debu tapi mudah lembap akibat keringat.

Jerawat di punggung juga bisa berupa "jerawat yang tidak biasa". Bintil-bintil mirip jerawat tapi bukan acne vulgaris. Contohnya, erupsi akneformis. Ini muncul berupa kelainan kulit yang muncul secara tiba-tiba. Bentuknya menyerupai jerawat tapi bukan jerawat biasa. "jadi, bintil-bintil di punggung itu tidak selalu jerawat," ujar Sandra. Di wajah pun begitu. Umumnya memang jerawat, tapi tidak semua bintil-bintil adalah jerawat biasa.

Jerawat yang tidak biasa ini misalnya disebabkan oleh efek samping obat. Contohnya, kortikosteroid sistemik dan INH. Kortikosteroid biasanya digunakan untuk mengobati alergi atau asma. Sedangkan INH biasa digunakan dalam terapi tuberkulosis paru. Jika seseorang memakai obat-obat ini lalu timbul bintil-bintil di punggungnya, mungkin saja itu bukan jerawat biasa, tapi mungkin erupsi akneformis, misalnya.

Contoh lain jerawat yang tidak biasa adalah bintil-bintil di punggung akibat infeksi jamur tertentu. Bentuknya seperti jerawat biasa. Seperti kita tahu jerawat ada yang bentuknya bintil-bintil merah, ada pula yang bintil-bintil kuning bernanah. Bentuk seperti ini juga bisa dijumpai pada infeksi jamur tertentu yang lokasinya di punggung.

Secara fisik bentuk bintil-bintil ini sulit dibedakan dari jerawat biasa. Yang membedakan adalah rasa gatal yang ditimbulkan. Jerawat biasa umumnya tidak begitu gatal sekalipun sampai bernanah. Tapi khusus jerawat akibat infeksi jamur ini, kata Sandra, gatalnya terasa lebih jelas.

Yang penting pencegahan
Karena penyebabnya bisa macam-macam, pengobatan jerawat di punggung pun bisa berbeda-beda. Tergantung penyebabnya. "Yang utama dalam masalah jerawat itu bukan hanya bagaimana mengobatinya. Tapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana mencegah supaya tidak muncul lagi," tandas Sandra. Ini patokan utama yang harus kita pegang dalam perang melawan jerawat karena memang gangguan kulit ini mudah kambuh lagi jika penyebabnya tidak dihilangkan.

Sebelum pengobatan dilakukan pertama-tama harus diidentifikasi dulu penyebabnya. Jika pencetusnya adalah kuman, itu artinya kebersihan badan harus lebih dijaga. Harus rajin mandi. Minimal dua kali sehari, pagi dan sore. Jika perlu tiga kali sehari.

Sabunnya? Tak perlu sabun khusus. Kata Sandra, sabun mandi biasa pun (bukan sabun antiseptik) sudah cukup efektif untuk menjaga kebersihan badan. Selain bisa mencegah berkembang-biaknya kuman, mandi juga bisa mencegah jerawat akibat produksi kelenjar minyak yang berlebihan.

Agar punggung tidak lembap, tiap kali pulang dari mana pun, kita harus segera membuka pakaian. Supaya punggung kena udara bebas dan keringat bisa kering. Sandra juga menyarankan agar kita menghindari pakaian yang ketat supaya tetap ada sirkulasi udara di punggung.

Untuk meminimalkan pengaruh keringat, gunakan pakaian berbahan katun atau bahan lain yang adem dan menyerap keringat. Jangan biasakan tetap memakai pakaian yang basah akibat keringat. Kebiasaan bilang ntar dulu, menunda mandi setelah pulang kerja, harus dibuang jauh-jauh.

Jika masalahnya adalah gangguan pengelupasan sel kulit, jerawat bisa dicegah dengan scrubbing. Cara ini akan membantu pengelupasan sel kulit yang sudah mati sehingga ia diganti oleh sel kulit yang baru. Tapi Sandra menegaskan srubbing ini hanya disarankan untuk kasus jerawat yang masih kecil-kecil, yang masih berupa komedo, bintik-bintik kecil. Kalau sudah jerawat gede-gede, apalagi sudah bernanah, cara ini tidak lagi dianjurkan. Malah bisa berbahaya sebab akan memperparah peradangan yang ada. Jika ada infeksi proses scrubbing mungkin akan menyebabkan kuman malah menyebar.

Acara pencet-memencet juga harus ditinggalkan. Apalagi sampai menyuruh orang lain untuk melakukannya. Entah jerawat wajah atau punggung. Cara ini tidak dianjurkan. Alasannya jelas. Pertama, cara ini tidak menyelesaikan masalah. Kedua, bisa saja malah menyebabkan infeksi. Sekalipun "hanya" di punggung, infeksi tetap harus dihindari. Ketiga, cara pencet paksa akan meninggalkan bekas noda hitam di punggung.

Supaya jerawat cepat sembuh, Sandra juga menyarankan agar konsumsi kalori dibatasi. Kurangi makanan yang banyak mengandung lemak. Ini sebetulnya tak ada hubungannya dengan keyakinan sebagian orang yang menganggap jerawat terjadi akibat kita makan lemak. Bukan itu.

Lemak tidak menyebabkan jerawat secara langsung. Akan tetapi pembatasan kalori memang diketahui bisa mempercepat penyembuhan jerawat. Lemak perlu dibatasi karena, seperti kita tahu, nilai kalorinya paling tinggi diantara jenis kalori lain misalnya karbohidrat atau protein. Pada mereka yang tidak membatasi makan, jerawat biasanya akan lebih sulit sembuh. Itulah sebabnya konsumsi makanan sebaiknya dibatasi. Jadi, cokelat, susu, telur, dan sebangsanya tetap boleh saja dimakan asal jangan banyak-banyak.

Jika penyebab jerawat adalah pemakaian obat-obatan, tentu ini sudah merupakan urusan dokter. Ini batas ketika kita harus pergi ke dokter.

Ketika jerawat masih berupa bintil-bintil kecil akibat sumbatan kelenjar minyak, kita masih bisa menanganinya sendiri. Dengan cara menjaga kebersihan badan, me-scrubbing, dan cara lain yang bisa kita lakukan sendiri. Namun, begitu jerawat sudah berupa bintil-bintil bernanah, apalagi jumlahnya banyak dan disertai rasa gatal itu pertanda bahwa kita harus pergi ke dokter. Segera!



Sumber: Intisari

2007年10月30日 星期二

Gaji Besar Bikin Bahagia?

Untuk gaji yang besar, tak jarang orang pindah-pindah pekerjaan. Tapi, apakah gaji besar bisa benar-benar membuat kita senang? Sebuah penelitian yang digarap belum lama ini menjawab pertanyaan tersebut.

Uang, uang, dan uang, sepertinya "benda keramat" satu itu kerap memenuhi benak para pekerja. Kebanyakan orang beranggapan semuanya memungkinkan jika ada uang. Apalagi, semakin lama masyarakat memang semakin konsumtif.

Centre on Economic Performance yang berbasis di London mengadakan penelitian yang mempelajari hubungan antara kebahagiaan dan kekayaan. Penelitian ini bermaksud menjawab pertanyaan apakah orang yang lebih kaya akan lebih bahagia.

Ternyata jawabannya tidak! Jika kita hidup dalam kemiskinan, tambahan uang memang akan membuat kita bahagia. Tapi jika kita hidup berkecukupan dengan pekerjaan yang menunjang, kenaikan gaji sebanyak 20 persen tak akan membuat kita 20 persen lebih bahagia. Demikian kira-kira yang disimpulkan Richard Layard, pemimpin The Centre on Economic Performance. Menurut Layard, walaupun Amerika telah mengalami kemajuan besar-besaran dalam hal ekonomi sejak tahun 1950, namun masyarakatnya tidak bertambah bahagia ketimbang tahun 1950. Teori ini terbukti sama di beberapa negara makmur dan berkembang seperti Jepang dan Inggris.

Keadaan finansial yang lebih tebal justru membuat kita lebih lelah. Kenaikan gaji, pastinya juga ditambah dengan kenaikan tanggung jawab.

Jangan buru-buru ngiri dengan dokter bedah atau pialang saham yang berdompet tebal. Sebab, keputusan dan tindakan yang mereka lakukan juga mengandung risiko dan tanggung jawab yang sangat besar.

Semakin tinggi posisi kita di struktur perusahaan, pasti waktu dan tingkat stres juga ikut meningkat. Jadi, uang yang bertambah bukan berarti ikut meningkatkan kebahagiaan.

Kadang masalahnya bukan bagaimana kita mendefinisikan uang, tapi bagaimana kita memandang sebuah konsep "sejahtera". Pastinya sejahtera punya arti yang berbeda-beda setiap orang. Sejahtera pun tak selalu identik dengan uang.

Misalnya saja Anda dengan bangga memamerkan kenaikan gaji pada teman-teman Anda yang posisinya sama. Ketika itu Anda merasa paling sejahtera di antara mereka.

Namun ketika Anda pindah lingkungan dan bergaul dengan bos-bos, "kesejahteraan" Anda tadi itu langsung tak ada artinya. Jadi, jika kebahagiaan Anda bergantung pada banyaknya angka nol pada slip gaji, pastinya kebahagiaan itu akan sulit dicapai. Demikian MSCcarreer, Jumat (26/10).

Ketika ditanya apa yang paling penting dalam hidup, banyak orang menjawab keluarga atau kekasih. Tapi jika menengok jadwal kerja orang "berduit" pasti waktu untuk kedua hal penting tadi semakin menipis. Waktu mereka akan habis untuk bekerja, menyelesaikan pekerjaan dan bersiap untuk bekerja.

Nah, yang tidak disadari, kurangnya waktu bersama keluarga dan orang tersayang itu akan membuat mereka mudah stres dan sulit untuk merasa bahagia. Hal itu karena kasih sayang, kehangatan, dan perhatian yang biasanya didapatkan dari orang terkasih menjadi berkurang. Bukan karena keluarganya, tapi karena mereka sebagai orang "berduit" terlalu sibuk dan pusing memikirkan pekerjaan. Pulang kerja mereka biasanya lelah dan langsung tertidur. Waktu bicara untuk mendengar kabar baru dari keluarga pun lenyap.

Lalu bagaimana caranya agar tetap bahagia? Paksa cari waktu luang. Gunakan waktu tersebut untuk melakukan hal-hal yang membuat kita bahagia. Mulai kembali menekuni hobi yang tertinggal, bercengkerama bersama keluarga di rumah, memulai bisnis sendiri, atau hal apapun yang membuat kita merasa bahagia tanpa menimbulkan banyak tanggung jawab baru.

Lama kelamaan kita akan menemukan bahwa menjadi lebih kaya tidak mutlak akan membuat kita senang. Benar-benar merasakan dan memperoleh kesenanganlah yang justru membuat hidup kita lebih kaya!

Cbn | Global Oleh Redaksi Web - Saturday 27 October 2007 - 11:59:30

2007年10月27日 星期六

Dosen PTN dan PTS Harus S2

Medan (SIB)
Berdasarkan UU Guru dan Dosen No 14/2005 dinyatakan tahun 2007 ini dosen perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Sumut harus memiliki kualifikasi pendidikan minimal Strata 2 (S2).
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut Drs Taroni Hia melalui Kasubdis Dikti (Pendidikan Tinggi) H Hermansyur SE MSi di kantornya, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, untuk memenuhi kualifikasi pendidikan dosen tersebut dalam waktu dekat akan dilaksanakan sertifikasi terhadap para dosen yang masih memiliki pendidikan S1 (Strata 1).
“Dosen belum memenuhi standar pendidikan S2 dimaksud diberi kesempatan dan diwajibkan untuk mengikuti pendidikan lanjutan sehingga bagi mereka sudah meraihnya akan mendapatkan tunjangan profesi,” tegasnya.
Menyinggung lembaga berhak “sertifikasi pendidikan” guru dan dosen, dijelaskan, sesuai keputusan pemerintah lembaga berhak untuk sertifikasi pendidikan terhadap guru dan dosen adalah Unimed dan 4 mitranya dari PTS (Perguruan Tinggi Swasta) di daerah ini.
Ketika ditanya soal mutu publikasi internasional, katanya, mutu perguruan tinggi 25 persen dari target semula 20 persen mutu tentang publikasi internasional tahun 2006 dan terdapat peningkatan jumlah komunikasi internasional 20 persen.
Sedangkan partisipasi pendidikan/Angka Partisipasi Kasar (APK) jumlah mahasiswa 3,3 persen meningkat dari tahun lalu hanya 1,5 persen termasuk peningkatan pendidikan profesi dosen sebesar 10 persen dibandingkan lulusan S1 dan D4 dan tahun 2007 pendidikan profesi akan mencapai target yang signifikan. (M11/g)
http://hariansib.com/2007/10/22/dosen-ptn-dan-pts-harus-s2/#more-16626

2007年10月25日 星期四

PHIL KNIGHT, PENDIRI NIKE Ubah Sepatu Olahraga Jadi Fesyen Dunia


Kamis, 25/10/2007

Tiga dekade lalu, Knight mungkin belum menduga sepatu yang dia jual dari bagasi mobilnya dulu akan menjadi simbol fesyen dunia.

KNIGHT mungkin tak pernah menyangka bahwa perusahaan Nike yang dirintisnya ini terus meraksasa dengan keberhasilannya mengakuisisi perusahaan sepatu dan perlengkapan olahraga terbesar di Inggris, Umbro, pada Selasa (23/10) lalu. Dengan akuisisi ini, Nike diyakini akan menjadi produsen sepatu dan perlengkapan olahraga terbesar di dunia. Nike—nama dewa kemenangan Yunani yang bersayap—mengambil alih Umbro beserta seluruh lisensi yang tersebar di lebih dari 90 negara di dunia dengan banderol USD582 juta.

Ini menjadi perkembangan strategis yang signifikan bagi Nike. Pasalnya, Nike berencana menjadi merek utama di turnamen sepak bola empat tahunan paling akbar, Piala Dunia 2010. Knight memang tidak lagi menjabat sebagai CEO Nike saat ini. Dia mengundurkan diri sebagai CEO sekaligus presiden pada Desember 2004 dan memercayakan perusahaan yang bermarkas Beaverton,Oregon,Amerika Serikat (AS), tersebut kepada William Perez. Sejak 2006, giliran Mark Parker yang menduduki kursi tertinggi di Nike. Knight yang terlahir pada 24 Februari 1938 itu mendirikan Nike bersama Bill Bowerman, pelatih atletik legendaris AS.

Knight sendiri mantan seorang pelari yang pernah dilatih oleh Bowerman. Sebagai pelatih atletik, Bowerman tidak puas dengan sepatu buatan asli AS. Dia pun bereksperimen merancang sepatu dan menjadikan Knight sebagai kelinci percobaannya. ”Sepatu buatan AS memang murah saat itu, namun saya tidak mau kaki saya lecet-lecet setelah berlari beberapa kilometer,” tandas Knight. Dari situlah awal mula terciptanya sepatu Nike. Bowerman sebagai pencipta sepatu dan Knight—lulusan Sekolah Bisnis Stanford—sebagai pengelola manajemen dan pemasarannya.

Dengan masing-masing menyetor modal USD500, Bowerman dan Knight membentuk Blue Ribbon Sport, cikal bakal Nike, pada 1968. Desain sol sepatu mirip makanan wafel yang digunakan di sepatusepatu Nike merupakan kreativitas dari Bowerman. Dia terinspirasi istrinya saat membuat kue wafel. Bahkan, dia merancang sepatu dengan pemanggang kue wafel istrinya. Kolaborasi kedua orang tersebut membuat Nike sedikit demi sedikit terus berkembang. Dimulai dengan produk sepatu bernama Cortez yang diproduksi pada 1972, merek Nike dengan semboyan Just Do It itu mulai dikenal di dunia atletik AS.

Hingga 1979, Nike sudah mampu menguasai 50% pasar sepatu lari di AS. Pada periode 1980-an hingga 1990-an, Nike menggebrak dunia dengan beragam bentuk iklan kreatif yang dibintangi ikon olahraga seperti Michael Jordan. Sepatu Air Jordan, menjadi produk fenomenal dan digandrungi di seluruh dunia. Memang, Jordan sebagai bintang iklan Nike ketika itu tengah mengalami masa-masa jaya. Diyakini, Knightlah orang yang berhasil mengikat kontrak dengan pebasket legendaris AS tersebut. Pada 1984, Jordan masih seorang rookie (pemain debutan) di Chicago Bulls.

Namun Knight sudah bisa melihat potensi besar Jordan sebagai ikon olahraga yang berguna bagi pemasaran produk-produk Nike. ”Bagi saya, Phil Knight akan selalu diingat sebagai seorang tokoh pemasaran alat olahraga yang visioner. Dia akan selalu menjadi bagian dari Nike. Saya banyak belajar darinya mengenai industri ini dan selalu menghormati determinasi dan kreativitasnya,” papar Jordan. Meski begitu, Nike sempat terguncang dan mengalami titik balik pada 1998.Penjualan sepatu-sepatu Nike turun drastis, bahkan sebelum Jordan pensiun pada 2003.

Situasi itu ditambah buruk dengan meninggalnya Bowerman pada 1999. Tidak sampai di situ, Nike juga disoroti atas reputasinya yang banyak mempekerjakan buruh wanita di bawah umur dan yang tengah hamil di luar negeri, salah satunya di Indonesia. Di tengah gonjang-ganjing ini, Knight kembali ke Nike untuk memperbaiki dan mengembalikan perusahaan yang dia rintis ke jalur semula.Selama beberapa periode tertentu, Knight tidak terlibat langsung dalam manajemen Nike karena sibuk dengan kepentingan lain. Knight—yang memiliki kirakira 32% saham Nikel—langsung melakukan perubahan besarbesaran pada manajemen yang dianggapnya telah gagal.

Dia juga mengakui kesalahan dirinya sendiri karena tidak terlibat langsung selama beberapa waktu, padahal sebenarnya bisa melakukan sesuatu yang lebih baik untuk menghindari penurunan performa Nike. Kebijakan pertamanya sejak kembali ke manajemen adalah menarik kembali para petinggi veteran Nike yang pernah mengabdi sejak awal pertumbuhan perusahaan tersebut.Tidak hanya itu, dia juga merekrut muka-muka baru dari luar perusahaan yang dia anggap sangat kompeten. Dengan penggabungan orang dalam dan luar, tua dan muda, Knight berharap dapat membentuk manajemen yang seimbang, yaitu antara sosok kreatif dengan sosok yang bertanggung jawab secara finansial.

Rupanya, manajemen baru bentukan Knight ini berhasil menarik kepercayaan investor dan mengembalikan kinerja Nike ke bentuk semula. Sekarang, Knight menyerahkan Nike kepada eksekutif-eksekutif dan orang-orang kepercayaannya. Dengan dasar manajemen yang sudah dibentuk oleh Knight, CEO dan presiden Nike yang sekarang, Mark Parker, hanya perlu meneruskan tongkat estafet dari Knight. (berbagai sumber/tri subhki r)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/phil-knight-pendiri-nike-ubah-sepatu-olahraga-jadi-fesyen.html

2007年10月13日 星期六

Badan Hukum Yayasan Pendidikan GMI Siap Disesuaikan


Senin, 01-10-2007
*benny pasaribu
MedanBisnis – Medan
Yayasan Pendidikan Gereja Methodist Indonesia (YPGMI) Wilayah I Medan, siap menyesuaikan badan hukum YPGMI dengan Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan. Pasalnya, UU tersebut menggariskan seluruh yayasan di Indonesia harus menyesuaikan diri paling lambat Oktober 2008.

Jika yayasan tidak melakukan penyesuaian, maka izin operasional yayasan akan dibekukan sekaligus keseluruhan status hukum maupun aktivitas yayasan akan dibubarkan pemerintah melalui putusan pengadilan.
Karenanya, badan hukum YPGMI menggelar Seminar Sehari UU Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan.
Seluruh pengurus dan praktisi pendidikan di lingkungan YPGMI mengaku siap menentukannya, yang selanjutnya akan disampaikan ke Tim Perumus untuk diputuskan.
Selain sebagai wadah untuk mencari masukan sehubungan dengan akan disesuaikannya badan hukum YPGMI, seminar juga bertujuan untuk membuka cakrawala masyarakat akan sejumlah pengertian, pedoman dan ketentuan yang harus dipedomani untuk menghidari perpecahan di tubuh pengurus yayasan yang makin marak saat ini.
Pembicara yang tampil dalam seminar yang digelar di Royal Room Hotel Danau Toba Internasional Medan, Jumat (28/9), antara lain Bishop Dr H Doloksaribu MTh, Ketua YPGMI Wilayah I Medan Drs Hotlan Butarbutar, Aktivis LSM dan Akademisi Prof Dr Ninggrum Natasia Sirait SH MLi, serta Praktisi Hukum Pagit Maria Tarigan SH. Seminar diikuti seluruh pengurus dan praktisi pendidikan di lingkungan YPGMI Wilayah I Medan.
Dalam uraiannya, Bishop Dr H Doloksaribu MTh mengatakan, UU perubahan menuntut disesuaikannya status badan hukum YPGMI jika ingin melanjutkan operasional.
Hal yang sama juga dikatakan Ketua YPGMI Hotlan Butarbutar, badan hukum harus disesuakan apakah badan hukum berbentuk yayasan dan berbentuk perkumpulan.
Hotlan juga mengupas keunggulan dan kelemahan badan hukum yayasan dan badan hukum perkumpulan.
“Sebenarnya badan hukum yayasan saat ini legal, namun harus disesuaikan dengan UU Nomor 28 mengingat masih adanya beberapa poin yang perlu disempurnakan,” ujarnya.
Sementara itu, Ningrum Sirait mengatakan, kunci utuhnya suatu yayasan terletak pada kemampuan para pengurusnya menempatkan kekuatan (power) yang dimiliki. Kenyataan selama ini, kekuatan justru digunakan sebagai pemecah kesatuan yayasan.
Ningrum pada kesempatan tersebut juga mengupas tuntas tentang yayasan, yang diharapkannya menjadi rujukan bagi para peserta untuk memilih apakah badan hukum yayasan atau badan perkumpulan.
Pembicara lainnya Pagit Tarigan menekankan pengertian penyesuaian yang sangat diperlukan untuk memenuhi izin operasional dan akreditasi lembaga pendidikan di lingkungan GMI dan status badan hukum yayasan tersebut sebagaimana berlaku bagi yayasan lainnya yang sama kegiatannya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Dr Poltak Sinaga MSi didampingi unsur panitia lainnya JM Hutapea SE MM berharap, pelaksanaan seminar sehari menjadi bahan pemikiran bagi pengurus dan praktisi pendidikan YPGMI, yang dapat membawa hasil terbaik bagi penetapan badan hukum YPGMI Wilayah I Medan. Dengan demikian, perpecahan dan konflik dapat diantisipasi sedini mungkin.