2007年9月20日 星期四

Lintas Berita: Seminar The Impact of Theology for Spiritual Life

Glorianet - Pada hari Senin, 20 Agustus 2007 di kampus baru STT Amanat Agung di jalan Kedoya Raya No. 18, Jakarta Barat diadakan peresmian kampus baru dan seminar The Impact of Theology for Spiritual Life dengan mengundang Prof. Rev. Simon Chan, Ph.D dari Trinity Theological College (TTC) di Singapura. Prof. Simon Chan adalah dosen Teologi Sistematika dan juga mengajar mata kuliah Liturgical Education. Buku beliau yang sudah diterjemahkan yaitu Spiritual Teologi oleh Andi Offset, Jogjakarta. TTC adalah salah satu STT terbaik di Singapura selain SBC (Singapore Bible College) dan FEBC (Far Eastern Bible College). TTC didirikan oleh 3 denominasi gereja yaitu Presbyterian, Anglican dan Protestant.
Seminar yang bertema Dampak Teologi bagi Kehidupan Rohani ini diikuti oleh lebih kurang 220 orang peserta hamba Tuhan, aktivis, dan mahasiswa teologi dari berbagai gereja dan denominasi.

Fenomena Menarik
Yang menarik adalah Prof. Simon Chan mengaku bahwa beliau sendiri dari latar belakang denominasi Assembly of God hingga kini (di Indonesia dikenal dengan GSJA: Gereja Sidang Jemaat Allah). Namun beliau mempelajari dan mengajarkan pentingnya Liturgi dalam Ibadah Kristen. Menurut Prof Chan, beberapa gereja Pentakosta dan Karismatik di Amerika dan beberapa Negara Eropa kini sudah mulai kembali kepada ibadah bersifat Liturgi.

Acara yang dibuka oleh Rektor STT Amanat Agung (STTAA), Yohanes Adrie Hartopo, Ph.D ini memberi wawasan baru bagi para peserta tentang Dampak belajar Doktrin yang bersumber dari Kebenaran Alkitab bagi kehidupan sehari-hari. Diadakan juga pameran buku dalam seminar ini yang diikuti oleh penerbit Momentum, Gloria Graffa, STTAA, dan PPA. Gedung kampus baru ini berdiri cukup megah dan nantinya diharapkan para mahasiswa dan dosen dapat menempati dan belajar di Gedung yang baru ini. Gedung lama di daerah perumahan Grenville. Penulis sempat memperhatikan perpustakaan Kampus Baru ini. Meski jumlah koleksi buku sudah cukup banyak, namun masih dalam tahap dirapikan penataannya.

Dengan tiga sesi yang cukup padat, terlihat antusiasme para peserta dengan banyak penanya yang bertanya di akhir sesi 3. Khotbah atau seminar sesi 2 dan 3 ini diterjemahkan oleh Pdt. Paulus Kurnia yang juga dosen STTAA. Gaya beliau yang kocak dan kadang kurang tepat dalam penerjemahan membuat suasana seminar menjadi hidup dan penuh kekeluargaan. Seusai acara penulis sempat berbicara dengan beliau dan banyak peserta yang juga saling berkomunikasi atau sharing antar peserta baik di sela makan siang maupun Tea Time.

Beberapa STT pilihan bagi Calon Hamba Tuhan
Bagi para calon hamba Tuhan yang ingin mengenyam pendidikan Teologi yang Alkitabiah, beberapa STT berikut bisa jadi masukan yaitu: GITS (Graphe International Theological Seminary) yang mempunyai motto Singing is the Queen and preaching is the King, STT Amanat Agung yang saat ini dikelola SAAT yang didirikan oleh Gereja Kristus Yesus (GKY dulu GKJMB), STTRII (Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili Indonesia). Ketiga STT ini berada di Jakarta. Selain itu yang sudah sangat lama berdiri yaitu SAAT Malang dapat menjadi pilihan bagi para calon mahasiswa Teologi yang menerima panggilan Tuhan untuk menjadi hamba Tuhan. Untuk diketahui pada tanggal 30 Oktober-2 November nanti, SAAT Malang akan mengadakan RETREAT DOKTRINAL dalam rangka mengingat 750 tahun REFORMASI yang dilakukan Martin Luther. (GCM/dede wijaya)

2007年9月13日 星期四

DPP dan F-PDS DPR-RI Sampaikan Sikap ke Presiden SBY Soal Penutupan Gereja

Sep 13,
2007

Medan (SIB)
DPP PDS (Partai Damai Sejahtera) dan F-PDS DPR-RI secara resmi menyampaikan sikap kepada Presiden SBY soal perusakan dan penutupan gereja di Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh PDS, sedikitnya 1.022 lebih gedung gereja ditutup dan dirusak sejak tahun 1969 hingga 2007, baik akibat terjadi kerusuhan, penutupan maupun pembakaran di berbagai daerah di tanah air.
Demikian diungkapkan Ketua F-PDS DPRD Sumut Drs Toga Sianturi, kepada wartawan, Kamis (30/8) di DPRD Sumut terkait pernyataan sikap DPP dan F-PDS DPR-RI yang disampaikan kepada Presiden RI yang memohon agar gereja-gereja yang telah terlanjur ditutup dibuka dan diaktifkan kembali.
Dijelaskan Toga, dalam surat pernyataan sikap DPP bernomor B.123/F-PDS/DPR-RI/2007 yang tembusannya disampaikan kepada gereja-gereja di Indonesia dan Komnas HAM ini menyatakan, adapun penutupan dan perusakan/pembakaran Gereja terjadi antara 17 Agustus 1945-13 September 1969 (saat dikeluarkannya SKB 2 Menteri) sebanyak 5 gereja.
Pada 13 September 1969-21 Maret 2006 (saat dikeluarkannya Perber Menag-Mendagri 2006), kerusakan akibat terjadi kerusuhan di berbagai daerah di tanah air ini seperti Jakarta, Maluku, Sulteng dan lainnya mencapai 950 gedung Gereja. Kemudian 21 Maret 2006-17 Agustus 2007 kerusakan sebanyak 67 gedung gereja. Sehingga totalnya mencapai 1.022 gereja/rumah ibadah.
Dari peristiwa penutupan dan perusakan Gereja/rumah ibadah itu, katanya, kelompok-kelompok ‘anarkis’ tidak lagi memandang dan menempatkan umat Kristiani sebagai ‘saudara sebangsa’ bersama-sama berjuang membebaskan bangsa ini dari penjajah. Begitu juga pemerintah pusat sebagai pembuat regulasi dan tidak dapat menempatkan diri pada zona netral yang melindungi semua umat/warga Negara menjalankan hak-haknya.
Karena itu, F-PDS di DPR-RI bersama DPP PDS, pimpinan-pimpinan Gereja Aras Nasional, serta berbagai elemen masyarakat Kristiani Indonesia telah berulang kali meminta agar dihentikan, tapi sejak dikeluarkannya Perber Menag-Mendagri 21 Maret 2006 hingga Agustus 2007, aksi penutupan Gereja/tempat ibadah masih terus terjadi. Sedangkan para pelakunya hingga kini tidak pernah terjangkau hukum.
Toga juga berharap semua gereja termasuk rumah ibadah agama lain yang telah ditutup dan dirusak atas nama Perber Menag-Mendagri atau SKB 2 Men 1969 dibuka dan diaktifkan kembali. Semua denominasi Gereja yang telah diakui dan disahkan Depag berhak mendapatkan izin mendirikan Gereja. Untuk itu pemerintah pusat maupun daerah harus menerbitkan IMB.
Karena, katanya lagi, SKB Menag-Mendagri maupun Perber Menag-Mendagri secara konseptual maupun implementasinya memberikan dampak sangat buruk bagi bangsa ini dan menjadikan kita sebagai bangsa mundur berabad-abad ke belakang.
Seharusnya, ujar Toga, mengutip surat DPP PDS yang ditandatangani Dr Ruyandy Hutasoit (Ketua Umum) dan Ir Ferry Regar (Sekjen) jika bangsa ini ingin membangun peradaban yang maju dan bermartabat, tatanan, sistem dan regulasi yang dibuat tidak boleh membatasi, mengekang dan memasung hak azasi seseorang, tapi mendorong manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan paling mulia.
Karena itu, ujar Toga, F-PDS minta pemerintah pusat dan daerah memfasilitasi pertemuan dan dialog yang intensif antar-tokoh dan pemeluk agama-agama yang ada di Indonesia, agar dapat memiliki pemahaman dan pandangan yang sama dalam beribadah dan membangun rumah ibadah.(M10/d)



2007年9月12日 星期三

Cheng Ho dan Perayaan 600 tahun ekspedisinya

Cheng Ho, adalah seorang pelaut dan penjelajah Cina terkenal yang melakukan beberapa penjelajahan antara tahun 1405 hingga 1433. Peringatan 600 tahun ekspedisinya ke Indonesia akan dirayakan secara besar-besaran di kota Semarang pada awal Agustus 2005.

Biografi
Cheng Ho adalah seorang kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan kaisar Cina Yongle (berkuasa tahun 1403-1424), kaisar ketiga dari Dinasti Ming. Nama aslinya adalah Ma He, juga dikenal dengan sebutan Ma Sanbao (? ??), berasal dari provinsi Yunnan. Ketika pasukan Ming menaklukkan Yunnan, Cheng Ho ditangkap dan kemudian dijadikan kasim. Ia adalah seorang bersuku Hui, suku bangsa yang secara fisik mirip dengan suku Han, namun beragama Islam.

Cheng Ho berlayar ke Malaka pada abad ke-15. Saat itu, seorang putri Cina, Hang Li Po (atau Hang Liu), dikirim oleh kaisar Cina untuk menikahi Raja Malaka (Sultan Mansur Shah).

Pada tahun 1424, kaisar Yongle wafat. Penggantinya, Kaisar Hongxi (berkuasa tahun 1424-1425, memutuskan untuk mengurangi pengaruh kasim di lingkungan kerajaan. Cheng Ho melakukan satu ekspedisi lagi pada masa kekuasaan Kaisar Xuande (berkuasa 1426-1435).

Penjelajahan
Cheng Ho melakukan ekspedisi ke berbagai daerah di Asia dan Afrika, antara lain:
Asia Tenggara
Sumatra
Jawa
Srilangka
India
Persia
Teluk Persia
Arab
Laut Merah, ke utara hingga Mesir
Afrika, ke selatan hingga Selat Mozambik

Cheng Ho melakukan ekspedisi paling sedikit tujuh kali dengan menggunakan kapal armadanya. Armada ini terdiri dari 30000 orang dan tujuh kapal. Dalam ekspedisi ini, Cheng Ho membawa balik berbagai penghargaan dan utusan lebih dari 30 kerajaan - termasuk Raja Alagonakkara dari Srilangka, yang datang ke Cina untuk meminta maaf kepada raja Cina. Majalah Life menempatkan Cheng Ho sebagai nomor 14 orang terpenting dalam milenium terakhir.

Perjalanan Cheng Ho ini menghasilkan Peta Navigasi Cheng Ho yang mampu mengubah peta navigasi dunia sampai abad ke-15. Dalam buku ini terdapat 24 peta navigasi mengenai arah pelayaran, jarak di lautan, dan berbagai pelabuhan.

Kapal Ekspedisi Cheng Ho

Cheng Ho mengunjungi kepulauan di Indonesia selama tujuh kali. Ketika ke Samudera Pasai, ia memberi lonceng raksasa Cakrado kepada Sultan Aceh, yang kini tersimpan di museum Banda Aceh.

Tahun 1415, Cheng Ho berlabuh di Muara Jati (Cirebon), dan menghadiahi beberapa cindera mata khas Tiongkok kepada Sultan Cirebon. Salah satu peninggalannya, sebuah piring yang bertuliskan ayat Kursi masih tersimpan di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Pernah dalam perjalanannya melalui Laut Jawa, Wang Jinghong (orang kedua dalam armada Cheng Ho) sakit keras. Wang akhirnya turun di pantai Simongan, Semarang, dan menetap di sana. Salah satu bukti peninggalannya antara lain kelenteng Sam Po Kong (Gedung Batu) serta patung yang disebut Mbah Ledakar Juragan Dampo Awang Sam Po Kong.

Cheng Ho juga sempat berkunjung ke Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan raja Wikramawardhana. Cheng Ho sewaktu berkunjung ke Semarang, membuat Vihara Sam Poo Kong yang sangat terkenal itu.

Perayaan 600 tahun ekspedisi Cheng Ho di Semarang (Agustus 2005)

Berita dapat dibaca selengkapnya di http://www.600yearschengho.org/ind/index.html

Cuplikan Informasi Umum:

Tanggal pameran 3 - 7 Agustus 2005

Jam operasional 10.00 - 21.00 WIB

Tempat PRPP Jawa Tengah
Jl. Anjasmoro - Tawang Mas, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Beberapa kegiatan selain pameran:

2 Agustus 2005 Seminar dengan tema "Sumbangan Cheng Ho dalam Kehidupan dan Kerukunan Inter Rasial di Nusantara", tempat Wisma Perdamaian Semarang

3 Agustus 2005 Peresmian revitalisasi Tempat Ibadah Tri Dharma Sam Poo Kong dan upacara peringatan 600 tahun Laksamana Cheng Ho di Klenteng Sam Poo Kong

3 - 5 Agustus, 2005 Festival Lampion di Klenteng Gedung Batu Sam Poo Kong Semarang

3 - 7 Agustus, 2005 Atraksi kebudayaan dari negara-negara pendukung di PRPP

3 - 7 Agustus, 2005 Festival Lampion di Jalan Pahlawan Semarang

3 - 7 Agustus 2005 Lomba Lampion

4 Agustus 2005 Prosesi ritual dan arak-arakan Sam Poo dari Klenteng Tay Kak Sie menuju Sam Poo Kong, Gedung Batu

5 - 7 Agustus 2005 Pertandingan Barongsai tingkat nasional di GOR Jatidiri Semarang

6 Agustus 2005 Seminar dengan tema "Memperkokoh Persaudaraan Sejati Umat Beragama sebagai Landasan Membangun Moral Bangsa", tempat TITD Tay Kak Sie, pembicara Dr. Habib Chirzin, Bante Sri Panavaro Mahatera.

Sumber : Wikipedia, 600yearschengho

Roda Kereta Firaun Ditemukan di Laut Merah

(Erabaru.or.id) - Masih ingat dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya? Jika salah satu diantara anda menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan dibawah ini.

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt (lihat dihttp://www.wyattmuseum.com/ron-wyatt.htm) pada akhir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah.

Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Firaun yang tenggelam dilautan tersebut saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.

Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa-sisa tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Fir'aun yang tenggelam di laut Merah.

Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan, memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam. Dimana menurut sejarah, kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.

Selain itu, ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan, yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang, sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas.

Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi-nabiNya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka.

Diantara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Firaun.

(Sumber:wyattmuseum.com)

2007年8月21日 星期二

Indonesian troops sacked for attack

Wednesday, 2 October, 2002, 09:15 GMT 10:15 UK
Indonesian troops sacked for attack
People gather around a burning car on Binjai street in Sumatra
The army's attack left at least four policemen dead
The head of the Indonesian army has discharged 20 soldiers who attacked a police station and left at least four policemen dead.

In a televised ceremony, Indonesian Army Chief General Ryamizard tore the badges of rank from the men's uniforms.

He said the soldiers had "embarrassed and sullied the face of the Indonesian armed forces".

The BBC's Jakarta correspondent, Richard Galpin, says the men are likely to face trial for murder.

More than 100 soldiers from an airborne battalion attacked the police post on the island of Sumatra on Sunday night with rifles, grenades and mortars.

Four Indonesian policemen were reported to have been shot dead in a fierce battle which lasted several hours.

Local newspaper reports said the death toll could be as high as eight, including two civilians. At least 24 people were injured in the fighting.

A police spokesman said the soldiers attacked after a police officer arrested a soldier accused of selling drugs.

Police spokesman Amrin Karim said 61 people who had been under detention in the police station escaped during the fight, which took place near the city of Medan, 1,350 kilometres (840 miles) north-west of the capital Jakarta.

"This is not the first time that soldiers have attacked the police. Last time it was over a soldier's arrest for gambling," he said.

Lack of discipline

The Indonesian army, the country's most powerful institution, has been regularly accused of human rights abuses and indiscipline.

It has also been accused of using its muscle to protect business interests it has developed to make up for shortfalls in the government's military budget.

Our correspondent says about two thirds of the military budget is funded through both legal and illegal businesses. It is widely believed the armed forces are involved in a variety of criminal activities, including drugs, illegal logging and smuggling.

Relations with the police have been particularly tense in some parts of Indonesia since the police, who used to come under the military's command, were given new powers.

The latest violence will be used by critics of the military as further proof it is being too slow to reform.

The military was widely blamed for being behind violence in the former Indonesian province of East Timor in 1999.

At least 1,000 civilians were killed in the lead up to and aftermath of East Timor's vote to become independent.

The violence led to a US ban on weapons sales and direct military assistance to Indonesia.


news.bbc.co.uk/2/hi/asia-pacific/2291725.stm

2007年7月26日 星期四

Tokoh aliran Pentakosta-Kharismatik Indonesia

Pdt. Prof. DR. Abraham Alex Tanuseputra, Ph.D.
Pendiri dan Gembala Senior Gereja Bethany
Dari 7 jemaat di tahun 1987 menjadi 120.000, tersebar di Indonesia, Asia, Eropa dan Amerika. Pada tahun 2007, Graha Bethany kapasitas 25.000 orang ini digunakan oleh konferensi Pentecostal World Fellowship. Saat ini membangun Menara Doa Jakarta, tertinggi di dunia. Tahun 2003 ditetapkan sebagai Ketua Umum Majelis Pekerja Sinode Gereja Bethany, tercatat sebagai anggota International Coalition of Apostle dan anggota advisory Pentecostal World Fellowship. Terima Doctor of Philosophy dari International Christian University, Doctor of Divinity dari Lee University dan Professor dari Trinity University (USA).
Pdt. Gilbert Lumoindong, S.Th.
GL Ministry
Penginjil yang profetik dan pendiri dari GL Minitry, setelah mengalami kesembuhan Ilahi, setia melayani Tuhan sejak berusia 17 tahun, baik sebagai pengkhotbah KKR, radio, televisi, internet serta penulis buku-buku terlaris dan lewat pelayanannya, Firman Tuhan telah menjangkau seluruh dunia yang disampaikan dengan ringan dan penuh jenaka, namun penuh jamahan kuasa Tuhan.
Pdt. DR. Jimmy Oentoro
Ketua Gereja IFGF/GISI
Ketua Gereja IFGF/GISI di 14 negara, juga Gembala Sidang dari IFGF/GISI Keluarga Allah di Jakarta. Pendiri dan Ketua World Harvest ini telah melatih 20.000 pemimpin lewat pelatihan dan pendidikan sejak 1989; membangun 50 komunitas, memberikan beasiswa untuk 2000 anak putus sekolah, juga melayani keluarga lewat seminar dan radio. Lewat Yayasan Peduli Indonesia, menyalurkan bantuan untuk bencana alam dan daerah konflik. Bukunya "City of Prayer", "The 7-40 Journey", "Gereja Impian" dan "City of Praise".
Pdt. Prof. DR. K.A.M. Jusufroni
Gereja Kemah Abraham
Ketua Sekolah Tinggi Theologia APOSTOLOS dan Imam al-Kanisah Gereja Kemah Abraham di Jakarta. Menjadi kristen ketika menemukan kebenaran lewat Alkitab. Karena kesaksian imannya, menjalani 6 tahun penjara. Setelah dibebaskan dari LP Cirebon, mendirikan Yayasan Misi Pekabaran Injil dan menjadi Ketua Umum YMPI, Ketua I PII (1994-1998), Presiden Indonesia Utusan Misi Sedunia (1995-2002). Pernah menjabat Direktur International Mission Fellowship (IMF). Setelah lulus dari I3 Batu - Malang, memperoleh gelar Doctor dari 2 universitas di USA yaitu Biola University California dan Scholl of Theology Talbot. Gelar Professor dari School of Theology Talbot.
Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
Gembala GBI Gatot Subroto Jakarta
Gembala GBI Jl. Gatot Subroto - Jakarta ini membawahi 700 gereja-gereja. Dianugerahi gelar "Doctor of Divinity in Theology" dari Church of God, Lee University, Cleveland, Tennessee, USA pada tahun 2001. Saat ini menjabat sebagai: pengarah Jaringan Doa Nasional dan anggota Majelis Penasehat Sinode Gereja Bethel Indonesia.
Pdt. Drs. Petrus Agung Purnomo
JKI Injil Kerajaan
Setelah lahir baru pada usia 17 tahun di kota Semarang, sejak 1986 mulai melayani Tuhan sepenuh waktu sebagai penginjil. Tahun 1991 oleh kehendak Tuahn, merintis gereja lokal di Semarang yang diberi nama JKI INJIL KERAJAAN, Tuhan melawat serta memberkati gereja ini dengan dasyat sehingga mengalami pertumbuhan yang pesat. Pada tahun 1999, mendirikan dan menjadi direktur The School of Acts.
Pdt. Prof. Dr. Yusak Hadisiswantoro
Ketua Sinode Gereja Bethany Indonesia
Mengadakan suatu terobosan membina hamba Tuhan yang siap pakai dengan mendirikan Sekolah Pelayanan Rasul (Selaras). Saat ini menjabat sebagai Ketua Sinode Gereja Bethany Indonesia yang membawahi Departemen Theologia dan Pengajaran dan Gembala Sidang di Malang, Makssar, Bandung, Palangkaraya, Banjarmasin dan Samarinda.

2007年7月22日 星期日

40 % Jenis kelelawar Sumatra terdapat di Leuser

Unit Manajemen Leuser - 13 Jun 2001





Terdapat sembilan jenis kelelawar di Kawasan Bahorok, termasuk jenis kelelawar peyerbuk dan pemakan serangga. Demikian di ungkapkan oleh Drs. Suyatno, Msc, ahli kelelawar dari LIPI yang di mintai oleh UML sebagai tenaga bantuan tehnis sebagai program pengembangan leuser.
Menurur Suyatno dari 68 spies kelelawar yang ada di Sumatra sampai dengan survei kali ini telah di temukan 27 spies atau 40% berada dalam kawasan ekosistem leuser, hal yang sangat penting adalah bahwa dalam kawasan ini di temukan spies Eonyteris apelaea yang berperan dalam penyerbukan durian, namun di balik ini ada hal yang sangat mencemaskan, bahwa di kawasan ini (leuser ) hanya terdapat satu koloni kelelawar besar (kalong ).
Hidup kelelawar pada umumnya aktif pada malam hari, dan pada siang hari tinggal di dalam gua. Kawasan bohorok terkenal dengan gua-guanya seperti, gua Kampret, Batukapal, Baturizal, Batuangin, gua Lentir dan sebagainya sehingga tidak mengherankan jika banyak terdapat kelelawar berada di daerah tersebut, kelelawar sangat berperan penting dalam pemencaran biji, penyerbukan tumbuhan, dan pengendalian populasi seranga. Peran penyerbukan terutama pada tumbuhan yang bunganya mekar pada malam hari termasuk didalamnya tanaman durian.
Kelelawar juga memakan serangga seperti kupu-kupu dan ngengat (lepidoptera), Kumbang (koleoptera) Hemiptera, Homoptera dan sebagainya, sehingga sangat penting peranannya sebagi pengendali hama serangga, misalnya pada tanaman kentang, jagung, dan tanaman pertanian lainya, di dalam gua kelelawar sangat penting peranannya sebagai penyambung kehidupan gua karena menghasilkan bahan organik dekomposer. Salah satu gua di kecamatan Tamiang Hulu ternyata banyak menyimpan guano yang saat ini telah di eksploitasi. Sayangnya cara eksploitasinya belum mengikuti kaedah-kaedah konsevasi. Suryatno menyarankan agar pengambilan guano pada malam hari, saat kelelawar tidak berada dalam gua.
Khusus untuk daerah Bohorok, melestarikan ekosistem kawasan tersebut terutam batuan kapur dengan gua-guanya mutlak di perlukan tidak hanya untuk kepentigan kelelawar, tetapi yang paling penting ialah bagi keberlanjutan pertanian durian dan pertanian lainya, juga menjaga tata air serta menjaga potensi kawasan tersebut sebagai salah satu kunjungan wisatawan dengan minat khusus seperti menikmati keindahan gua, sungai bawah tanah, rafting dan tentunya sambil menikmati lezatnya buah durian .(ZAP)
Pemasok: Jamil

2007年7月15日 星期日

印尼教会面临极端势力 仍积极拓展教会

章继年会督:福音在这片土地的发展空间很大!

______________________________________


印尼卫理公会第二区域的章继年会督表示,虽然面对外来势力的

挑战,当地百姓亟需福音。(图:基督新报)

(基督新报622日讯)“虽然需要得到异教徒的认同我们才可生存,可是福音在这片土地的发展空间很大!” 在印尼,宣教最主要的挑战就是来自异教徒的极端势力,然而印尼卫理公会第二区域的章继年会督确信当地亟需福音。

在印尼,若要开拓教会,除了需要拥有95名会友,还需要得到当地领袖、60名异教徒联名赞同才可正式成立一间教会。因此年议会鼓励教会对当地社会做出贡 献,一般以慈善事工为桥梁,接触当地居民,和他们建立关系。“这也是宣教的其中一个方式。通过提供医疗服务、在特别佳节时派送米粮等,关心居民,减低他们 对基督教的敌视。有的人也因此接受了福音。” 年议会鼓励教会对当地社会做出贡献,一般以慈善事工为桥梁,接触当地居民,和他们建立关系。

教会的拓展,主要是由于会友迁移至外地,在当地建立新的教会:或堂会的差传部积极到外地宣教,建立起教会或布道站。在当地开拓教会,除了必需拥有至少95 名会友,还需要得到当地领袖、60名异教徒联名赞同才可正式成立一间教会。“因此我们多数采取小组或家庭聚会的模式,达到一定的人数后才会进行注册。”

印尼最大的教会宗派是HKBP,是以马达族为主。早年的宣教士被派往该族,都被杀死,后来一位宣教士成功将福音船给他们,整个族群都是世代相传。卫理公会 在印尼约有100年历史,属于第二大宗派。在当地,按着区域分成两个年议会,即第一区域和第二区域,各自拥有会督。目前共有会友125千人,土著占百分 之八十,华人占百分之二十。教会以印尼语为主要语言,大多数教会是双语(华语和印尼语)进行,纯华语的教会不超过10间。

Dorcas Lim

news@gospelherald.com.my

第三屆印尼華文三福講習班感言

三屆印尼華文三福講習班感言

蔡 保 羅 牧 師

    謝 神 恩 , 給 邁 向 2000 年 佈 道 組 有 機 會 在 1996 年 4 月 15 日 至 19 日 , 在 印 尼 西 加 山 口 洋 舉 辦 第 三 屆 華 文 三 福 領 袖 講 習 班 。

    一 次 的 講 習 班 是 第 一 次 由 印 尼 華 語 教 會 的 同 工 完 全 負 責 ( 沒 有 星 洲 的 同 工 在 內 ) , 由 椰 城 去 的 六 位 導 師 及 一 位 邁 向 2000 年 的 財 政 及 一 位 來 自 棉 蘭 衛 理 教 會 榮 耀 堂 的 傳 道 吳 國 華 師 母 ( 第 二 屆 華 文 三 福 的 高 才 生 ) , 親 自 由 棉 蘭 趕 來 , 加 入 我 們 導 師 的 隊 伍 。 參 加 這 次 三 福 的 共 有 二 十 一 位 牧 師 傳 道 及 長 執 , 各 來 自 山 口 洋 靈 糧 堂 十 一 位 , 西 加 基 督 教 會 八 位 , 蘇 北 先 達 聖 道 堂 一 位 , 坤 甸 慈 惠 堂 一 位 。

    為 許 多 同 工 要 求 , 最 好 能 拜 五 就 結 束 課 程 , 為 顧 念 那 些 只 有 一 位 牧 道 傳 道 的 小 地 方 , 因 此 這 第 三 屆 華 文 三 福 講 習 班 只 用 四 天 半 的 時 間 上 完 六 天 的 課 程 , 故 學 員 們 都 得 功 課 非 常 緊 密 , 疲 乏 , 雖 然 如 此 , 這 二 十 一 位 學 員 學 習 之 精 神 , 非 常 可 佩 , 勤 作 功 課 , 背 大 綱 , 明 智 的 使 用 每 一 分 秒 的 時 間 , 使 這 屆 的 講 習 班 非 常 順 利 的 進 行 , 主 恩 夠 我 們 用 。

    這 第 三 屆 華 文 三 福 講 習 班 裡 頭 , 雖 有 一 些 困 難 , 就 是 每 一 位 福 音 對 象 都 是 講 河 婆 客 話 , 而 我 們 的 實 習 探 訪 隊 長 有 幾 位 是 福 建 人 , 但 是 神 恩 浩 大 , 雖 有 這 攔 阻 , 這 第 三 屆 領 袖 講 習 班 效 果 最 高 的 一 屆 , 決 志 的 巴 仙 率 達 52 % 。

    習 班 結 束 了 , 但 正 式 的 個 人 佈 道 正 開 始 , 靈 糧 堂 的 陳 牧 師 , 師 母 及 一 位 女 執 事 , 正 式 使 用 三 福 出 去 佈 道 , 當 天 下 午 他 對 我 說 : 「 五 位 聽 完 福 音 講 述 , 四 位 決 志 信 了 主 , 蔡 牧 師 若 是 十 年 前 你 把 這 三 福 帶 來 給 我 們 的 話 , 我 今 天 的 教 會 . . . . . ( 我 忘 了 他 最 後 的 一 句 話 ) 。 」 我 對 他 說 : 「 往 事 不 究 , 來 者 可 追 , 還 不 會 太 遲 。 」 願 神 使 用 這 二 十 一 位 的 三 福 同 工 , 把 西 加 的 莊 稼 速 速 的 收 成 , 把 一 些 快 失 喪 的 靈 魂 , 從 撒 但 手 中 搶 救 過 來 。

    期 六 許 多 同 工 到 鄉 下 去 視 察 , 尋 找 差 傳 之 異 象 , 本 人 則 到 Samalantan 區 Dayak 族 與 他 們 再 次 合 作 籌 備 今 年 八 月 份 在 他 們 整 個 部 落 ( 大 約 一 萬 人 ) 中 將 要 舉 行 的 培 靈 會 。 謝 謝 各 位 的 代 禱 , 支 持 , 也 謝 謝 山 口 洋 靈 糧 堂 惠 借 禮 堂 作 講 習 地 點 , 也 謝 謝 棉 蘭 榮 耀 堂 出 人 出 錢 支 持 這 次 的 講 習 班 , 願 一 切 榮 耀 歸 給 神 。

印尼第一屆「睡夢鄉」營會 許一個兒童福音的願景




二零零四年七 月一日至三日,共有超過四百五十位來自印尼各地的學員,參與本會於印尼棉蘭舉行的第一屆「睡夢鄉」營會。負責的講員是來自台北的江宜蘭傳道以及「睡夢鄉」 系列製作人江蕙蘭姐妹。營會中,江宜蘭傳道與學員們分享兒童教育的心得;惠蘭姐妹則在說故事的技巧以及創意上,給予學員們精采的教導。學員們帶著受教的 心,熱烈投入課程,最後一天,廿二組學員的表演成果展,更為三天營會掀起熱鬧而豐富的高潮。

值得一提的是,由於印尼地域遼闊,學員們有的連開十小時的車前來,有的搭飛機過來;有的原本即為老師,也有的從事舞蹈、廣播等,共同點即是一顆受教、願意投入兒童福音事工的心。

但願透過營會,不斷的共勉、扶持,印尼的兒童福音事工,得以興旺成長。